You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
11 Rusun di Jaktim Akan Dipasangi Tenda Untuk PKL
photo Doc - Beritajakarta.id

11 Rusun di Jaktim Akan Dipasangi Tenda Untuk PKL

Sebanyak 11 rumah susun (Rusun) di Jakarta Timur, akan dipasangi tenda membran. Ini untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) yang juga penghuni rusun.

Untuk menampung warga rusun yang akan berjualan, kita akan bangun tenda membran di 11 rusun

Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Timur, Syamsu Rizal mengatakan, pembangunan tenda membran itu menunggu proses lelang. Pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar dari APBD DKI 2017.

"Untuk menampung warga rusun yang akan berjualan, kita akan bangun tenda membran di 11 rusun. Saat ini sedang proses lelang dan diharapkan pada bulan Agustus pembangunannya sudah dimulai," ujarnya, Selasa (18/7).

Dua Rusun di Jaktim Siap Membuka PKBM

Selain membangun tenda, pihaknya juga akan memberikan gerobak dan etalase. Jumlahnya akan disesuaikan dengan jumlah pedagang yang ada di masing-masing rusun.

"Kita juga sedang melakukan pendataan ulang jumlahnya," ucap Syamsu. 

Rusun-rusun tersebut tersebut di antaranya adalah, Rusun Rawa Bebek, Pulogebang, Aneka Elok dan Jatinegara Barat. Dari 11 rusun itu, tenda membran paling besar adalah di Rusun Pulogebang.

"Di sana akan dibangun enam tenda membran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2119 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1209 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1060 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye985 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye907 personAldi Geri Lumban Tobing